Mother&Baby Indonesia
7 Amalan dalam Islam yang Dianjurkan untuk Ibu Hamil

7 Amalan dalam Islam yang Dianjurkan untuk Ibu Hamil

Kehamilan merupakan momen yang istimewa bagi seorang wanita. Selain berharap proses kehamilan dan persalinan berjalan lancar, Moms tentunya menginginkan Si Kecil nantinya terlahir sehat dan menjadi sosok yang saleh.

Agar harapan Moms terkabul, yuk, lakukan amalan berikut ini! Tentunya amalan ini juga akan memperkuat keimanan serta ketakwaan Moms terhadap Allah SWT.

1. Lebih Banyak Berdoa dan Berzikir

Berdoa merupakan bagian dari ikhtiar sebagai umat muslim. Nah, bagi calon orang tua yang memiliki harapan besar terhadap anak-anaknya kelak, tak ada salahnya jika Anda lebih sering berdoa memohon kepada Allah SWT. Salah satu doa yang perlu dipanjatkan agar memiliki anak yang saleh, adalah berikut ini:



“Ya Tuhanku, sesungguhnya aku bernazar kepada-Mu, apa (janin) yang dalam kandunganku (kelak) menjadi hamba yang mengabdi (kepada-Mu), maka terimalah (nazar itu) dariku. Sungguh, Engkaulah Yang Maha Mendengar, Maha Mengetahui." (QS. Al-Imran: 35)

Sementara itu, berzikir lebih sering dilakukan sebagai salah satu bentuk syukur karena Moms telah diberikan kepercayaan janin di dalam rahim. Berzikir akan menjadi amalan ibu yang sangat baik dilakukan selama masa kehamilan.

2. Mengerjakan Salat Wajib dan Memperbanyak Salat Sunah

Melaksanakan salat wajib merupakan kewajiban umat muslim. Sebagai orang tua, Moms tentunya ingin sang buah hati kelak tumbuh menjadi sosok yang taat dalam menjalankan ibadah. Jadi tidak ada salahnya jika Anda mulai memberi contoh sejak Si Kecil masih berada dalam rahim. Anda bisa melengkapi ibadah dengan mengerjakan salat sunah.

“Ya Tuhanku jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan salat. Ya Tuhan kami perkenankanlah doaku.” (QS. Ibrahim: 40)

3. Berpuasa Senin-Kamis

Puasa Senin dan Kamis yang dilakukan secara rutin akan melatih Si Kecil dalam kandungan Anda untuk melaksanakan kewajiban sebagai muslim, yaitu berpuasa. Abu Hurairah berkata, Rasulullah SAW bersabda: “Berbagai amalan dihadapkan (pada Allah) pada hari Senin dan Kamis, maka aku suka jika amalanku dihadapkan sedangkan aku sedang berpuasa.” (HR. Tirmidzi)

Namun tentu saja, berpuasa perlu menyesuaikan diri dengan kondisi ibu hamil. Puasa dilakukan jika memang tidak ada masalah dengan kandungan atau kesehatan Moms. Untuk memastikannya, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.



4. Memperbanyak Membaca Al-Qur’an

Al-Qur’an juga merupakan bagian dari ibadah dan bentuk ketakwaan terhadap Allah SWT. Selain membuat hati lebih tenang, membaca Al-Qur’an juga dimaksudkan untuk membiasakan anak mendengarkan lantunan ayat suci.

“Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan salat dan menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi. Agar Allah menyempurnakan kepada mereka pahala mereka dan menambah kepada mereka dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri.” (QS. Fathir: 29-30).

Sebagai catatan, janin dalam kandungan sudah bisa mulai mendengar suara dari luar sejak usia 23-27 minggu. Walau belum mengerti, Si Kecil tentunya sudah bisa merekam suara lantunan Al-Qur’an di dalam memorinya. 

5. Makan dan Minum yang Baik

Mengonsumsi makanan dan minuman yang halal tentunya adalah bagian dari bentuk ketaatan sebagai seorang muslim. Saat hamil, Moms bukan hanya perlu mengonsumsi makanan yang halal melainkan juga memberikan manfaat bagi Anda dan janin. Dengan kata lain, makanan dan minuman yang masuk ke dalam tubuh Anda harus memiliki nutrisi yang baik dan dalam jumlah sewajarnya, sehingga baik bagi kesehatan Moms serta tumbuh kembang Si Kecil yang berada dalam kandungan.

“Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan, karena sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu.”(QS. Al-Baqarah: 168).

6. Memeriksa Kesehatan Secara Rutin

Memeriksakan kandungan secara rutin merupakan salah satu bentuk usaha Moms agar proses kehamilan dan persalinan berjalan dengan lancar. Anda juga disarankan untuk menjaga kesehatan, dan memperhatikan anjuran maupun larangan yang bersifat medis dari dokter. Menjaga kesehatan dengan bantuan dokter menjadi salah satu bentuk amalan ibu hamil, sekaligus tanda syukur karena telah diberi kepercayaan untuk mengandung seorang bayi.

7. Jangan Bermalas-malasan

Masa kehamilan merupakan masa yang berat bagi seorang ibu. Perubahan hormon dan bentuk tubuh sering kali mengalami masalah kesehatan serta dilanda kelelahan. Akan tetapi hal tersebut seharusnya tidak menjadi alasan bagi Moms untuk bermalas-malasan saja. Sebaiknya Moms tetap menjalankan aktivitas dan beribadah seperti biasa. (Wieta Rachmatia/SW/Dok. Freepik)



Tags: ibu hamil,   kehamilan,   amalan ibu hamil,   islam,   salat,   ibadah,   amalan