Mother&Baby Indonesia
Ibu Hamil Gemar Kunyah Es Batu, Apa Efek Sampingnya?

Ibu Hamil Gemar Kunyah Es Batu, Apa Efek Sampingnya?

Bagi beberapa orang, es batu mungkin menjadi salah satu camilan favorit. Hal ini juga bisa berlaku untuk ibu hamil, yang ngidam atau justru doyan makan es batu. Karena dianggap tidak memiliki nutrisi apa pun, Moms mungkin saja akan dilarang untuk mengonsumsinya oleh suami ataupun keluarga dan teman-teman Anda.

Namun mengunyah es batu bukanlah hal yang aneh, melainkan wajar terjadi dan memang memberikan efek samping yang baik maupun buruk pada bumil. Nah, untuk mengetahui lebih jauh mengenai manfaat dan juga dampak negatif mengunyah es batu untuk Moms yang sedang hamil, simak penjelasan berikut ini.

Manfaat Makan Es Batu

Beberapa studi ternyata setuju bahwa es batu memberikan berbagai manfaat pada ibu hamil. Meski tidak ada penelitian khusus mengenai kandungan es batu sendiri, namun ‘camilan’ yang tidak berbau dan tidak juga memiliki rasa ini bisa membantu bumil dalam beberapa hal, seperti:



1. Mengatasi Stres. Mengunyah es batu memberikan sensasi dingin di area mulut, sehingga mampu meredakan stres. Anda pun menjadi lebih rileks dan pikiran jadi lebih tenang.

2. Meredakan Morning Sickness. Sifat es yang dingin, tak berbau, dan tak berasa dapat meredakan rasa mual atau morning sickness yang biasa dialami bumil. Moms bisa mengunyahnya di pagi hari.

3. Tubuh Terhidrasi. Moms bisa menambahkan es batu pada air putih supaya menjadi dingin. Hal ini dapat menyegarkan tubuh serta membuat Anda terhidrasi dengan lebih baik.

4. Mengatasi Heartburn. Ibu hamil memang diketahui dapat mengalami heartburn akibat detak jantung dan aliran darah yang lebih cepat daripada biasanya. Makanan dingin seperti es batu dapat meredakan panas tersebut dan membuat Anda merasa lebih nyaman.

5. Mengurangi Pagophagia. Pagophagia merupakan kondisi tubuh kekurangan zat besi (anemia), yang ditandai dengan kebiasaan mengunyah es batu. Maka, jika Moms ngidam memakannya, hal ini bisa dijadikan tanda bahwa Anda membutuhkan asupan zat besi lebih. Untuk lebih pastinya, konsultasikan hal ini ke dokter, ya.




Dampak Buruk Mengunyah Es Batu

Walaupun ada manfaat, namun ngidam mengunyah es batu juga bisa memberikan dampak buruk pada kehamilan. Terutama, apabila Anda sebelumnya tidak memiliki kebiasaan ini, namun secara tiba-tiba jadi menyukainya. Dampak buruk yang bisa terjadi di antaranya:

1. Mengalami Gangguan Makan. Kebiasaan baru seperti terlalu sering mengonsumsi es batu bisa menjadi tanda bumil mengalami pica. Kondisi ini mengarah pada gangguan makan, yang ngidam sesuatu hingga memengaruhi perubahan hormon dalam tubuh.

2. Kekurangan Nutrisi. Seperti sudah dijelaskan bahwa es batu tidak memberikan nutrisi apa pun pada ibu hamil. Maka, jika terlalu sering menjadikannya camilan, Moms dapat berisiko mengalami malnutrisi yang akan menghambat tumbuh kembang bayi Anda.

3. Mengalami Masalah Gigi. Tekstur es batu yang keras saat digigit serta suhunya yang rendah dapat meningkatkan risiko masalah pada gigi. Jika Moms tetap ingin mengonsumsinya, alih-alih berusaha menggigitnya, Anda bisa biarkan es batu di dalam mulut hingga mencair dengan sendirinya.

4. Sakit Tenggorokan. Kebiasaan makan es batu dapat membuat bumil juga berisiko sakit di tenggorokan. Kondisi iritasi ini bahkan bisa menjadi infeksi jika Moms terus mengonsumsi es batu.

Pada dasarnya, ngidam hingga mengonsumsi es batu tidak terlalu berbahaya bagi ibu hamil. Namun, menikmati sesuatu secara berlebihan tentu akan berdampak pada kondisi Moms dan juga janin dalam rahim. Jadi, sebisa mungkin batasi kebiasaan ini dan cari solusi lain, misal mengonsumsi smoothies dari buah-buahan segar yang dibekukan. (Vonia Lucky/SW/Dok. Freepik)



Tags: kehamilan,   ibu hamil,   es batu,   nutrisi,   ngidam